Anda dapat mengonfigurasi detail koneksi database di pengaturan proyek. Setelah dikonfigurasi, Anda dapat menggunakan koneksi ini selama debugging dan pengujian endpoint dengan menambahkan operasi database dalam langkah pre/post processors. Hal ini memungkinkan Anda membaca dari atau menulis ke database dengan lancar.Versi gratis Apidog mendukung koneksi ke database berikut:SQL Server: Mendukung SQL Server 2014 dan versi yang lebih baru
Oracle (Menghubungkan ke database Oracle memerlukan instalasi Oracle Client) Dengan upgrade, Anda juga dapat terhubung ke:ClickHouse (Memerlukan paket Basic)
MongoDB (Memerlukan paket Basic)
Redis (Memerlukan paket Basic)
Mengonfigurasi Koneksi Database#
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menyiapkan koneksi database di Apidog:1.
Buka Project Settings → Database Connections.
2.
Klik + New di sudut kanan atas untuk membuat koneksi database.
3.
Pilih jenis database dari opsi yang tersedia, lalu isi informasi koneksi yang diperlukan seperti host, port, nama database, nama pengguna, dan kata sandi. Disarankan untuk menggunakan variables untuk mengisinya. Koneksi database yang seluruhnya diisi dengan variabel dapat disimpan di cloud untuk kolaborasi.
4.
Selain metode koneksi lokal menggunakan nama pengguna dan kata sandi, Anda juga dapat membuat koneksi yang lebih aman melalui SSH tunnel untuk melindungi transmisi data dengan lebih baik.
5.
Klik Save, dan koneksi ini dapat digunakan dalam pre/post processors.
Menggunakan Koneksi Database#
Anda dapat menambahkan "Database Operations" dalam pre/post processors untuk permintaan endpoint guna mereferensikan koneksi database. Setelah menambahkannya, Anda dapat menentukan koneksi database dalam "Database Operations".Berikut adalah langkah-langkah spesifik untuk operasi database:1.
Pada tab Run (Design Mode) atau tab Request (Request Mode), navigasikan ke pre/post processors.
2.
Arahkan kursor ke Add PreProcessor atau Add PostProcessor dan pilih Database Operation.
3.
Beri nama operasi database dan konfigurasikan koneksi database. Pastikan "Database Connection" yang dipilih telah disiapkan dengan benar. Pelajari Selengkapnya. 4.
Masukkan perintah SQL. Variabel seperti {{variables}} didukung dalam perintah.
5.
Aktifkan Extract Result To Variable (mendukung JSONPath) dan aktifkan/nonaktifkan Console Log jika diperlukan.
6.
Klik Send untuk menjalankan permintaan endpoint, lalu periksa hasilnya di konsol.
Jika Anda menggunakan Database Operation dalam pengujian otomatis—baik sebagai langkah pengujian maupun dalam pre/post-processors dari permintaan endpoint—Anda dapat mengikuti langkah-langkah yang sama seperti dijelaskan di atas untuk menyiapkan dan menggunakannya.Apidog mendukung kueri SQL standar, tetapi tidak mendukung operasi SQL kompleks seperti stored procedure.
Catatan Penting#
Sebelum menjalankan operasi database melalui permintaan, pastikan koneksi database yang dikonfigurasi telah disimpan dengan benar:Jika koneksi database Anda menggunakan variabel dan disimpan di cloud, pastikan untuk menetapkan detail database aktual (seperti host, nama pengguna, kata sandi, dll.) pada bidang Current Value dari variabel terkait. Sebagai alternatif, Anda dapat menggunakan metode set variable untuk mengonfigurasi nilai-nilai ini secara dinamis.
Jika koneksi database menggunakan teks tetap dan disimpan secara lokal, Anda perlu memasukkan detail database aktual (seperti host, nama pengguna, kata sandi, dll.) di Project Settings → Database Connection.
Mekanisme Penyimpanan dan Keamanan Data#
Saat ini, Apidog menawarkan dua cara untuk menyimpan koneksi database:Disimpan di Apidog Cloud: Jika koneksi database dikonfigurasi seluruhnya menggunakan variabel, koneksi tersebut akan disimpan sebagai variabel di server cloud Apidog.
Disimpan Secara Lokal: Jika koneksi database dikonfigurasi menggunakan teks tetap, koneksi tersebut akan disimpan sebagai teks biasa dalam file konfigurasi lokal.
Perbedaan Antara Mekanisme Penyimpanan#
| Mekanisme Penyimpanan | Metode Penyimpanan | Keunggulan | Kekurangan |
|---|
| Cloud | Menggunakan variabel dalam konfigurasi | 1. Memungkinkan kolaborasi yang lebih nyaman dengan anggota tim. 2. Saat menjalankan skenario pengujian melalui CI, Runner, dll., Anda dapat menggunakan variabel untuk menetapkan detail koneksi database alih-alih memelihara file lokal. | ⚠️ Ketika plaintext digunakan dalam nilai awal variabel, data seperti nama database dan kata sandi akan dikirim dalam plaintext ke server cloud Apidog, sehingga menimbulkan risiko keamanan data (menggunakan nilai saat ini untuk variabel membuat data tetap disimpan secara lokal, sehingga menghilangkan risiko ini). Disarankan untuk menggunakan vault variables guna menghindari risiko keamanan data. |
| Lokal | Menggunakan teks tetap dalam konfigurasi | Disimpan secara lokal tanpa risiko keamanan | 1. Kolaborasi kurang baik; setiap anggota tim harus mengonfigurasi koneksi database secara individual. 2. Saat menjalankan skenario pengujian melalui CI, Runner, atau alat serupa, Anda perlu memelihara file lokal khusus untuk koneksi database. |
Untuk menyeimbangkan pengalaman pengguna yang baik dengan keamanan data, Apidog merekomendasikan penyimpanan koneksi database di cloud dan penggunaan Vault variables untuk memastikan keamanan data. Sangat tidak disarankan menggunakan plaintext dalam nilai awal variabel yang terkait dengan koneksi database, karena hal ini dapat menimbulkan risiko keamanan data yang signifikan.